Kematian George Floyd Menambah Duka Baru, Chicago Cetak Rekor Pembunuhan Terburuk, 18 Orang Tewas Sehari

0
109
Di tengah protes hingga kerusuhan akibat kematian George Floyd, Chicago justru mencatatkan rekor kasus pembunuhan terburuk-mencapai 18 jiwa sehari. (Business Insider)

CHICAGO, SURYASEMARANG.COM  –  Kematian George Floyd tidak hanya berhasil memicu gelombang protes massal Black Lives Matter (BLM), tetapi juga peningkatan kasus pembunuhan di Chicago.

Dalam laporannya, BBC menuliskan bahwa pada periode 31 Mei lalu, Chicago mencatatkan rekor dengan kasus pembunuhan mencapai hingga 18 orang dalam kurun waktu sehari saja.

Sontak, laporan tersebut menjadi hari paling mematikan yang pernah didapat Chicago selama 30 tahun terakhir ini.

Krisis pembunuhan yang dihadapi Chicago juga sempat terjadi selama akhir pekan terakhir bulan Mei. Pasalnya, selama tiga hari masa liburan pada pekan akhir Mei, 85 orang dilaporkan ditembak.

Tidak hanya itu, University of Chicago Crime Lab juga menambahkan bahwa di antara kasus penembakan tersebut, 24 di antaranya tewas. Sebagian besar korban disebutkan merupakan warga kulit hitam.

Sementara korban, baik yang tewas atau terluka, dijelaskan berasal dari kalangan siswa, orang tua, hingga pekerja paruh baya.

“Kami belum pernah melihat yang seperti ini. Saya bahkan tidak tahu bagaimana memasukkannya ke dalam konteks. Ini melampaui apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya,” ucap direktur penelitian senior Max Kapustin seraya mencatat bahwa data mengingatkan warga akan krisis tahun 1961.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here